CeritaDongeng Rakyat- Batu Belah Batu Bertangkup Kononnya, pada waktu dahulu ada sebuah gua ajaib. Gua ini digelar batu belah batu bertangkup dan amat ditakuti oleh ramai penduduk kampung. Pintu gua ini boleh terbuka dan tertutup bila diseru dan sesiapa yang termasuk ke dalam gua itu tidak dapat keluar lagi.
Dalamsekejap Batu Batangkup menelan Mak Minah dan hanya menyisakan rambut panjangnya tampak di luar. Ketika hari sudah sore, ketiga anak Mak Minah pulang bermain dan langsung menyantap makanan yang disiapkan Mak Minah. Mereka heran karena emaknya belum pulang. Namun melihat persediaan makanan masih banyak, membuat mereka tidak peduli.
CeritaRakyat Melayu Riau: Batu Belah Batu Betangkup ini berasal Indragiri Hilir yang memberikan pelajaran kepada anak-anak khususnya, dan semua orang pada umumnya agar bisa bersikap baik terhadap orang tua. Rajin membantu, menyayangi dan tidak membantah perintah kedua orang tua.
Melurdan Pekan bimbang kalau-kalau ibu mereka merajuk dan akan pergi ke gua batu belah batu bertangkup. Mereka terus berlari untuk mendapatkan Mak Tanjung. Malangnya, Melur dan Pekan sudah terlambat. Mak Tanjung tidak mempedulikan rayuan Melur dan Pekan lalu terus menyeru gua batu belah batu bertangkup agar membuka pintu.
Berangkatdari kekhawatiran kami akan bahan tontonan yang dikonsumsi anak sekarang yang sering kali masih saja seputar percintaan, kenakalan, dan serigala; K
Dalamcerita rakyat popular dari Malaysia ini, Batu Belah, Batu Bertangkup, kita belajar tentang bagaimana sifat tamak seseorang terhadap makanan bertukar menjadi suatu tragedi, dan betapa pentingnya untuk berkongsi rezeki dan menghormati ibu bapa kita. Tahukah anda cerita rakyat ini telah dijadikan sebuah filem? Baca kisahnya dan muat turun
Kemudiansang anak berkata, "emak tunggulah kami, tunggu kami, adik kelaparan susu, kelaparan nasi.". Sang ibu tidak mendengar keluhan anaknya, lalu berkata pula, "batu belah batu bertangkup, tangkuplah aku". Gesekan batu pun terdengar sampai tujuh kali, akhirnya san ibu ditangkup batu, hingga tujuh lembar rambutnya pun diambila
MakMinah merasa gagal mendidik anak-anaknya karena ketiga anaknya tidak pernah menuruti perkataannya. 3.1 Mak Minah memasak untuk ketiga anaknya. 3.2 MakMinah pergi ke sungai tempat sebuah batu yang seperti kerang, dapat membuka diri lalu menutup diri. 3.3 Masyarakat memberi nama batu tersebut Batu Bertangkup. 4.
BTYi.